Kamis, 23 Mei 2013

Bersama membenahi jalan lingkugan kita

Jl. Kenanga V setelah di aspal
Kita tentunya menginginkan jalanan kita, lingkungan kita, terlihat  asri, aman tentram indah. Semua orang pasti sepakat dengan hal tersebut, dan saya yakin semua orang mendambakannya. Lingkungan yang asri membuat kita yang menghuni rumah ini semakin tentram, nyaman, dan teduh. Dengan jalanan yang bagus dan mulus membuat kita yang melewatinya terasa enak, berkendara terasa enak, anak-anak kita yang bermain dijalanan terasa enak, bisa bermain sepeda dengan enak, bisa bersepatu roda dengan enak dsb.

Nah, untuk mewujudkannya, saya yakin, setiap warga pasti ingin mewujudkannya, kalau perlu segera, bulan ini juga, minggu ini juga, hari ini juga, jam ini, juga, menit ini juga, detik ini juga. Andaikan semua bisa didapatkan dengan gratis, pasti ingin segera. Tapi apa boleh buat, komplek kita belum diserahkan ke PEMDA, sehingga tidak bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. Kita harus swadaya untuk mewujudkannya.

Ketika kita ingin mewujudkannya, tentunya harus bersama-sama, sama sama dipikul, sama-sama dirancang, dsb. Ketika terasa berat kalau harus menanggung sendirian pengaspalan jalan, maka dengan kolektif dibagi per KK maka hal itu akan lebih ringan. Untuk bisa mewujudkannya, memang harus ada yang memulai, harus ada yang menginisiasi. Tidak semua orang mampu memulai, tidak semua orang mampu menginisiasi, dan tidak semua orang mampu mengorganisir.

Orang yang tergabung dalam kelompok pionir, penggagas dsb, butuh pengorbanan lebih, baik tenaga, waktu, pikiran, uang bahkan perasaan. Tak jarang panitia dicurigai memperoleh sesuatu dari pengaspalan jalan ini. Ada beberapa reaksi dari warga terhadap pengaspalan ini : Reaksi-reaksi tersebut adalah sbb :
- Mendukung, dan terlibat aktif dalam kepanitiaan
- Mendukung, tetapi tidak mau terlibat dalam kepanitiaan (pokoknya ikut saja, terserah panitia)
- Mendukung tetapi tidak mau keluar biaya
- Menolak

Dibutuhkan kearifan bagi panitia untuk menyesuaian keadaan seperti ini, dengan kesabaran dan pengorbanan, akhirnya pengaspalan jalan Kenanga V berhasil juga, walaupun sepat terjadi friksi-friksi kecil, kesalah pahaman dsb. Bahkan tercipta kebersamaan setelah friksi-friksi tersebut berhasil diatasi.

Semoga kebersamaan ini tetap terjalin.

Mencegah Pencurian Kendaraan Bermotor di Komplek

Pencongkelan gembok di Jl. Kenanga Raya 
Akhir-akhir ini di Atsiri Permai ada beberapa kejadian pencurian atau percobaan pencurian sepeda motor. Beberapa kejadian yang sempat terjadi adalah sbb :
- Pencurian sepeda motor di rumah Pak Murid (Mantan RW 012)
- Percobaan pencurian sepeda motor di Jl. Kenanga Raya No.2
- Percobaan pencurian sepeda motor di Jl. Kenanga II
Dari contoh kejadian tersebut, bisa kita identifikasi fakta yang terjadi adalah sbb :
- Pencurian/ percobaan pencurian dilakukan dini hari sekitar jam 03.00 - 04.00
- Sepeda motor tidak dimasukkan di dalam rumah
- Pencurian dilakukan dengan membobol/ merusak gembok pagar.
- Pencurian diantaranya dilakukan hari jumat (entah kenapa?)

Sebenarnya kejadian di atas dapat dicegah dengan melakukan cara-cara sbb :
A. Pengamanan secara pribadi
- Rumah harus berpagar, dan di kunci, ini adalah hambatan pertama sebelum pencuri memasuki pekarangan rumah kita.
- Jangan memancing pencuri ke rumah kita, masukkan segera sepeda motor setelah tidak dipakai, walaupun itu siang hari. Apalagi malam hari motor tidak boleh ada dipekarangan rumah.
- Pasanglah lampu yang terang di sekitar jalan didepan rumah kita, untuk mengerem keberanian pencuri mendekati pagar kita.

B. Pengamanan secara kolektif
- Membayar petugas keamanan (Satpam) untuk menjaga lingkungan kita, ini tentunya membutuhkan dana lebih dan kerelaan warga untuk membayarnya.
- Diadakan ronda, bergiliran secara berkelompok. Dengan ada ronda, pencuri tentunya tidak leluasa untuk memasuki lingkungan perumahan kita.
- Memasang portal. Seperti kita ketahui, perumahan kita tidak cluster, jalan masuk ke lingkungan kita bisa dari mana saja. Ini menyebabkan pencuri leluasa bergerak di sekitar lingkungan kita. Dengan portal, ruang gerak mereka menjadi terhambat.

Rabu, 21 November 2012

Sulitnya Memelihara Jalan Utama Atsiri Permai

Jalan Utama Atsiri Permai telah selesai di cor. Masyarakat Atsiri Permai senang melihatnya. Walau ada kekurangan disana-sini menyangkut spesifikasi yang telah berubah dari rencana awal. Contohnya adalah ketebalan jalan. Pada awalnya ketebalan jalan direncanakan 7 cm. Untuk awal-awal pengecoran ketebalannya memang dijaga. Namun mendekati lapangan bola sampai Jl. Sedap Malam Raya ketebalan memang hanya sekitar 5 cm. Hal itu juga bisa dilihat saat pelaksanaan. Pada awal pengecoran, bekisting di bentangkan berdiri posisi tinggi 10 cm. Sementara mendekati jalan Sedap Malam Raya, posisi bekisting di tidurkan, sehingga tidak memenuhi spesifikasi awal.

Setelah pengecoran jalan-jalan ditutup memakai besi, portal, batang kayu, ranting, dan bekisting. Menurut team pembangunan jalan dari RW bahwa supaya awet jalan ditutup selama 21 hari. Namun belum genap 3 hari pengecoran beberapa warga sudah tidak sabar, sehingga mereka sedikit demi sedikit membuka penghalang jalan tersebut untuk sekedar melewatkan kendaraannya, baik itu motor atau mobil.

Setelah di cor tentunya jalan menjadi lebih mulus dari kondisi sebelumnya. Kalau jalannya mulus kendaraan bisa berlari dengan kencang. Sementara ini adalah jalan komplek, bukan jalan raya, dimana banyak anak-anak keluar masuk rumah, bermain di jalanan dan lain sebagainya. Pengguna jalan ini karakteristiknya juga bermacam-macam, ada yang berkendara dengan pelan, sedang, berkendara dengan hati-hati, tetapi ada juga pengendara yang senang memacu kendaraannya kencang tanpa memperdulikan keadaan sekitar. Sementara untuk mencegah pengedara ugal-ugalan sangat sulit dilakukan. Maka warga sekitar jalan yang di cor dengan semena-mena membuat polisi tidur. Polisi tidur yang dibuat memang tidak tinggi, tetapi jumlahnya banyak sekali. Cara inilah yang dipadang paling efektif untuk mengendalikan laju.

Semua yang dilakukan memang pilihan, dan masing-masing ada konsekuensinya tersendiri. Dengan polisi tidur, bagi pengendara sangatlah tidak nyaman. Tiap kali memang jalan harus mengerem, gas, rem dan seterusnya. Namun inilah bentuk hukuman kolektif, karena ulah segelintir pengendara yang ugal-ugalan. Berdasarkan pengamatan, jalan yang diberi polisi tidur akan cepat rusak. Ada penjelasan mengenali hal ini. Kendaraan akan mengerem saat mendekati polisi tidur, sehingga beban kendaraan akan bertumpu pada titik pengereman tersebut. Untuk kendaraan berukuran kecil, beban kendaraan mampu ditopang oleh keuatan beton tersebut, Namun untuk kendaraan dengan tonase besar, tentunya beton yang tipis tersebut tidak mampu menahan beban tersebut. Tepat setelah melewati puncak (ujung tertinggi) polisi tidur tersebut, ronda kendaraan akan menghunjam beton tersebut, sehingga jalan tersebut akan mendapat beban yang lebih besar akibat gaya gravitasi.

Sementara berdasarkan rapat antara RW dan RT Komplek Atsiri Permai disepakati bahwa jalan yang telah di core ini tidak diperkenankan untuk di cor. Namun inilah dinamika di masyarakat kita. Sekarang yang bisa dilakukan oleh Pengrurus RW adalah membatasi kendaraan bertonase berat agar tidak melintasi jalan utama. Caranya adalah dengan mengaktifkan kembali Portal yang ada di Jalan Gandaria (jalan belakang komplek) dan Jalan Sedap Malam Raya (Jalan di depan komplek). Diduga banyak mobil truk yang berisi bahan-bahan banggunan (pasir, semen, batu) melintasi jalan ini yang bukan untuk kepentingan penghuni komplek.

Semoga berhasil



Selasa, 13 November 2012

Tanah Lapang daya Tarik Masyarakat berkumpul

Anak-Anak Pondok Pesantren Putri Qotrun Nada Depok
sedang bermain dan berolah raga di lapangan bola
 Atsiri Permai
Komplek Atsiri Permai mempunyai lapangan Sepak Bola yang tiap hari selalu ada warga Atsiri dan sekitarnya memanfaatkan lokasi tersebut. Letak lapangan ini ditengah-tengah komplek. Lapangan ini banyak sekali manfaatnya bagi warga Atsiri Permai dan sekitarnya. Diantara kegunaan lapangan dan bahu jalan disekitar lapangan adalah sbb :
1. Sebagai tempat Olah Raga
Banyak aktifitas oleh raga dilakukan di sini diantaranya adalah :
- Lomba Sepak bola yang biasanya diadakan setahun sekali
- Kursus Sepak Bola yang diadakan tiap Hari Minggu bagi anak-anak
- Lari
- Jogging
- Dll

2. Tempat Hiburan
Pada momen-momen tertentu ada group band lokal (Atsiri) yang memeriahkan acara dengan group band

3. Sarana Ibadah
Sholat ID baik Idul Fitri maupun Idul Adha selalu diadakan disini, bukan di Mesjid atau Mushola

4. Tempat Bazar
Pada momen-momen tertentu diadakan bazar yang menjual makanan, pakaian dll.



Rabu, 24 Oktober 2012

Atsiri Permai dalam bahasa

Kita tinggal di Komplek Atsiri Permai. Namun dilihat dari segi bahasa tahukah anda apa itu atsiri, dan apa itu permai? Bagi teman-teman yang kerja di Departemen Pertanian (Deptan), mungkin sebagian besar sudah mengetahui apa itu atsiri, namun bagi warga yang bukan karyawan Deptan barangkali belum mengetahuinya.

Definisi Minyak Atsiri
Dari hasil penelusuran di internet yang saya copy paste dari salah satu web, atsiri ini adalah sejenis minyak, yaitu minyak atsiri. Minyak atsiri yang dikenal dengan nama minyak terbang (volatile oil) atau minyak eteris (essential oil) adalah minyak yang dihasilkan dari tanaman dan mempunyai sifat mudah menguap pada suhu kamar tanpa mengalami dekomposisi. Minyak atsiri merupakan salah satu hasil proses metabolisme dalam tanaman, yang terbentuk karena reaksi berbagai senyawa kimia dan air. Sifat dari minyak atsiri yang lain adalah mempunyai rasa getir (pungent taste), berbau wangi sesuai dengan bau tanaman penghasilnya, umumnya larut dalam pelarut organik seperti alkohol, eter, petroleum, benzene, dan tidak larut dalam air (Ketaren, 1983). Kebanyakan minyak atsiri terbentuk bebas atau sebagai glukosa, karena adanya air dan enzim-enzim sehingga mengalami penguraian menjadi minyak atsiri (Sandler, 1952)

Sumber Minyak Atsiri
Tanaman penghasil minyak atsiri di Indonesia kurang lebihsebanyak 160-200 jenis, dan termasuk dalam famili Pinaceae,Labiatae, Compositae, dan sebagainya. Bagian jaringan tanamanpenghasil minyak atsiri adalah akar, batang, daun, bunga, buah,kulit, dan biji. Minyak atsiri yang berasal dari daun antara lainminyak sereh, nilam, dan kayu putih, cengkeh sedangkan yangberasal dari bunga tanaman yaitu kenanga, melati, mawar,ylang-ylang, cempaka, dan cengkeh. Lain halnya dengan panili,lada, dan ketumbar, minyaknya dapat diperoleh dari kulit buahatau buahnya. Kayu manis, cendana, cabe dan sebagainyaberasal dari kulit batang atau batangnya dan minyak atsiri yangberasal dari akar seperti jahe, akar wangi, sarsapella, dan lain-lain.Minyak atsiri Indonesia yang dikenal dalam duniaperdagangan dunia antara lain nilam, cengkeh, lada, pala, akarwangi, sereh wangi, kayu putih, cendana, gaharu, kayu manis, jahe, mesoyi, kemukus, kenanga, bunga-bunga dan lainnya

Aplikasi Minyak Atsiri

Minyak atsiri merupakan komoditas ekspor non migas yangdibutuhkan oleh berbagai negara. Aplikasinya banyak digunakanpada berbagai industri seperti :194

Komoditas atsiri
• Industri makanan : bahan penyedap dan penambah citarasa
• Industri farmasi : obat anti nyeri, anti infeksi dan antibakteri
• Industri bahan pengawet (sebagai insektisida)

• Industri kosmetik dan personal care products : sabun, pasta gigi, lotion, skincare, produk-produk kecantikan, dan sebagainya
• Industri parfum

Penggunaan minyak atsiri dapat melalui konsumsi langsung melalui mulut atau dengan pemakaian luar. Minyak atsiri yang dikonsumsi secara langsung dapat berupa makanan atau minuman seperti jamu yang mengandung minyak atsiri, penyedap/ fragrant makanan, flavour ice cream, permen,dan pasta gigi. Adapun yang lebih banyak digunakan adalah untuk pemakaian luar seperti pemijatan, lulur, obat luka/memar, pewangi (parfum), lotion dan lain sebagainya. Juga dapat dilakukan melalui pernapasan/ inhalasi dengan wangi-wangian ruangan, aroma untuk aromaterapi, rasa sejuk/ ”cool”

Sedangkan Permai sendiri sinomimnya adalah elok, indah yang merupakan jenis kata sifat.

Jadi menurut saya dari tinjauan bahasa di atas, Atsiri Permai kalau di gabung arti nya adalah minyak (atsiri) yang indah (elok). Perumahan Atsiri Permai berarti Perumahan dengan minyak (atsiri) yang indah (elok). Perumahan yang memberikan aroma yang wangi yang membuat penghuninya menjadi sehat, segar dan nyaman.

Selasa, 23 Oktober 2012

Aktivitas pergi dan pulang kaum komuter

Suasana di dalam KRL Jakarta-Bogor
Seperti kita ketahui bahwa Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya adalah magnet bagi pendatang untuk mengadu nasib, karena di Ibu Kota inilah Pusat aktivitas Pemerintahan dan Bisnis berlangsung. Peredaran uang sangat besar. Namun daya dukung perumahan untuk Jakarta tidaklah memadai bagi sebagian besar pendatang, baik dari sisi kenyamanan maupun dari sisi harganya.Maka untuk tempat tinggal mereka memilih untuk di Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang dsb.
Mereka memilih menjadi kaum komuter. Pagi berangkat kerja menggunakan moda transportasi yang ada seperti angkot, bis, motor, mobil pribadi atau kereta api. Demikian juga pulangnya. Rata-rata untuk pulang pergi mereka membutuhkan waktu sekitar 2 jam hingga 3 jam. Mode transportasi apa saja tidak nyaman bagi kaum komuter ini.
       Angkot atau bis.
Naik mode transportasi ini tidak nyaman. Jalanan yang macet, angkot atau bis yang suka ngetem mencari penumpang. Bis atau angkot yang sering menurunkan penumpang sembarangan, kadang di tengah jalan, tidak sampai lokasi tujuan dsb. Pengemis, pengamen sering mondar-mandir di atas bis yang mengganggu kenyamanan para penumpang.
     Sepeda Motor
Naik motor bisa relatif cepat dibanding naik bis atau kendaraan pribadi, karena bisa menembus kemacetan dengan cara mencari jalan-jalan kecil atau bahkan melalui jalur yang semestinya bukan jalurnya. Namun mode trasportasi ini mengandung resiko yang lebih tinggi. Sering kali kecelakaan di jalan melibatkan moda transportasi ini.
    Mobil Pribadi
Mode transporasi ini relatif nyaman, privacy relatif terjaga, dengan biaya relatif lebih mahal, untuk bensin ataupun membayar toll. Namun dengan moda tranportasi ini, kita menjadi capek dijalanan, karena harus konsentrasi menyetir didalam kemacetan.
    Kereta Api.
Mode transportasi ini lebih menjanjikan ketepatan waktu, dengan biaya yang relatif terjangku. Namun antara kebutuhan dan tersedianya rangkaian tidak seimbang, sehingga penumpang berdesak-desakan, sehingga tidak nyaman.

Begitulah keseharian kaum komuter dalam aktivitas bekerjanya, tidak ada yang nyaman, tapi "siapa suruh datang ke Jakarta" begitulah ungkapan yang sering terdengar.

Senin, 22 Oktober 2012

Mushola Al-Furqon Berbenah menjalang Idul Adha

Kerjabakti persiapan Idul Adha
 di Mushola Al-Furqon
Idul Adha sebentar lagi tiba yaitu Jum'at 25 Oktober 2012. Seperti biasanya panitia korban harus berbenah minimal seminggu sebelum acara tiba. Panitia menyiapkan keperluan menjelang hari tersebut tiba.
Seperti biasanya di Komplek Atsiri Permai kegiatan sholat ID akan di adakan di Lapangan Sepak bola. Biasanya setelah sholat ID di adakan penyembilahan hewan korban. Namun karena Idul Adha kali ini jatuh pada Hari Jum'at, maka pelaksanaan penyembelihan Hewan Korban di adakan pada hari berikutnya.
Seminggu menjelang pelaksanaan Korban tersebut tampak di Mushola Al-Furqon diadakan kerjabakti yaitu pendirian tenda, dan tempat menggantung hewan setelah disembelih untuk dikuliti, dan tempat untuk menyebelih, penggalian lubang untuk penguburan kotoran hewan, tempat menampung penyerahan hewan korban dll. Nampak pula ada petugas yang menjembut bola mendatangi warga untuk menanyakan apakah mau berkorban, dan ditanyakan pula mau berkorban sapi atau kambing, mau menyerahkan uang untuk dibelikan kambing oleh panitia, atau membeli sendiri kambingnya. Jika membeli kambing sendiri, dikenakan ongkos potong sebesar Rp. 50.000,-
Panitia juga telah dibentuk sehari sebelumnya yaitu meliputi bagian distribusi, keamanan, penerima hewan korban, pengawas hak korban, dll.
Seperti tahun-tahuan sebelumnya, tiap rumah di RT01 (Sekata) semua akan mendapatkan jatah daging korban, yang diantarkan oleh panitia ke rumah masing-masing. Sedangkan pembantu rumah tangga dilingkungan akan dibagikan kupon untuk pengambilan daging.